Kamis, 03 Mei 2012

Apa Itu CBHRM?


CBHRM merupakan Competency Base Human Resource Management. Jika di terjemahkan kedalam bahasa Indonesia kurang lebih menejemen sumber daya berbasis kompetensi. Lalu apakah CBHRM itu? Jika kita sederhanakan, CBHRM sebenarnya sama dengan pengelolaan SDM seperti biasanya, namun ada hal inti yang membedakan dengan pengelolaan SDM biasanya, yaitu segala sesuatunya harus berdasarkan kompetensi. Jadi untuk menjalankan pengelolaan SDM yang CBHRM, anda harus membuat dahulu kompetensi.
Lalu kompetensi itu apa? kompetensi adalah karakteristik yang mendasari perilaku yang menggambarkan motif, karakteristik pribadi, konsep diri, nilai-nilai, pengetahuan atau keahlian yang dibawa seseorang yang berkinerja unggul ditempat kerja. Namun dapat kita sederhanakan apa yang dimaksud kompetensi itu, yaitu kemampuan yang harus di miliki oleh seseorang untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Kompetensi sendiri dapat kita kelompokkan kedalam 2 kelompok, yaitu hard competency dan soft competency. Jika kita sederhanakan hard competency dapat kita terjemahkan sebagai kemampuan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab secara teknis. Sedangkan soft competency dapat kita pahami sebagai kemampuan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab secara non teknis. Sebagai contoh, hard competency untuk department IT adalah dapat membuat program computer, memperbaiki computer, merakit computer, dll, sedangkan untuk department HRD hard competencynya adalah dapat menggunakan alat test, interview, memberikan training, menghitung lembur, paham undang-undang tenaga kerja dll. Sedangkan contoh soft competency adalah leadership, flexibility, negotiation skill, integrity, innovation dll.
Setelah anda membuat soft dan hard competency kemudian anda aplikasikan kedalam seluruh aktifitas HRD anda. Misalnya untuk aktifitas recruitment, kompetensi digunakan sebagai dasar untuk merekrut karyawan, misalnya butuh trainer, maka kompetensi yang harus dimiliki adalah kemampuan melakukan training need analisis, kemampuan membuat modul training, kemampuan menyampaikan materi training dan kemampuan mengevaluasi hasil training, dll (kemampuan ini adalah kemampuan hard competency). Sedangkan kemampuan soft competencynya misalnya presentation skill, communication skill, negotiation skill, innovation skill, integritas dll. Disini recruiter harus menilai kandidat berdasarkan kompetensi tersebut, bagaimana cara menilainya dapat kita pelajari bersama di pembahasan recruitment.
Setelah karyawan lulus dan masuk ke organisasi, jika ada kompetensi yang masih kurang dari standar maka untuk meningkatkan standar tersebut dapat dilakukan training. Jadi training yang dilakukan mengacu pada standar kompetensi yang sudah ditetapkan.
Untuk penilaian kerja juga mengacu pada standar kompetensi yang sudah ditetapkan untuk setiap jabatan.
Hasil dari penilaian kerja yang berdasarkan kompetensi tersebut dapat digunakan sebagai dasar kenaikan gaji karyawan. Begitu terus dan seterusnya kompetensi mendasari seluruh aktifitas HRD dan inilah yang disebut dengan CBHRM.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar